PELAIHARI(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID — Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di Polsek Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kamis (8/10/2026). Kapolsek Pelaihari Ipda Karia Jaya, S.H., menerima kunjungan silaturahmi H. Kamarudin, tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kunjungan diterima langsung oleh Kapolsek Pelaihari dengan suasana yang terbuka dan penuh keakraban.
Pendekatan tersebut sejalan dengan slogan baru “Polisi bersama masyarakat”, yang menggantikan tagline sebelumnya, yakni Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).
Melalui semangat tersebut, Kapolsek Pelaihari berharap masyarakat tidak lagi merasa sungkan ataupun segan ketika membutuhkan bantuan kepolisian.
Menurutnya, polisi hadir bersama masyarakat untuk memberikan pelayanan, membantu, serta memberikan pertolongan kepada warga yang membutuhkan, khususnya dalam hal-hal yang berkaitan dengan tugas dan kewenangan kepolisian.
Pesan itu sekaligus menjadi ruang bagi masyarakat untuk lebih terbuka dalam menyampaikan persoalan yang mereka hadapi. Kepolisian tidak hanya hadir ketika terjadi persoalan hukum, tetapi juga dapat menjadi tempat masyarakat menyampaikan keluhan dan meminta bantuan sesuai dengan tugas kepolisian.
Dalam kunjungan tersebut, H. Kamarudin bersama salah seorang warga Tanah Laut turut menceritakan pengalaman mereka dalam menjalani aktivitas berkebun. Salah satu persoalan yang disampaikan berkaitan dengan kondisi kebun yang beberapa kali mengalami kerusakan akibat hewan ternak, khususnya sapi milik orang lain.
Cerita tersebut disimak langsung oleh Kapolsek Pelaihari. Karia Jaya mendengarkan pengalaman warga tersebut dengan seksama dan menunjukkan empati terhadap kerusakan kebun yang dialami.
Momen sederhana itu memperlihatkan bagaimana ruang komunikasi antara polisi dan masyarakat dapat dibangun melalui silaturahmi dan dialog secara langsung.
Karia Jaya sendiri dilantik sebagai Kapolsek Pelaihari yang baru pada Juni 2026. Dalam pertemuan tersebut, ia terlihat menerima masyarakat secara langsung dengan sikap yang hangat, ramah, dan terbuka.
Bagi masyarakat, sikap seperti itu dapat menjadi pintu untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan kepolisian. Warga tidak harus menunggu persoalan menjadi besar untuk datang dan menyampaikan apa yang mereka alami.
Silaturahmi antara Kapolsek Pelaihari dan masyarakat Tanah Laut pada Kamis tersebut akhirnya menjadi gambaran sederhana tentang semangat “Polisi bersama masyarakat”—bahwa kehadiran kepolisian juga dapat dibangun melalui komunikasi, kepedulian, serta kesediaan untuk mendengarkan persoalan warga.
Dengan pendekatan yang humanis dan ruang komunikasi yang terbuka, hubungan antara polisi dan masyarakat diharapkan semakin dekat, sehingga masyarakat merasa lebih nyaman untuk mendapatkan pelayanan maupun menyampaikan persoalan yang berkaitan dengan tugas kepolisian.(suarapancasila.id-foto:ist/FT)











