BARITO SELATAN (KALTENG). SUARAPANCASILA.ID–. Menanggapi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda wilayah Barito Selatan, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan bersama Forkopimda, PHBI, Ormas Islam dan masyarakat menggelar *Sholat Istisqo* atau Sholat Minta Hujan.
Pelaksanaan sholat berlangsung khusyuk di halaman Masjid Agung BAITURRAHMAN Buntok Selasa 1 September 2026 dan diikuti ribuan kaum muslimin dan muslimat.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut *Bupati Barito Selatan Dr. H. Eddy Raya Samsuri, ST., MM*, Wakil Bupati Barito Selatan Khristianto Yudha*, jajaran Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta unsur TNI-Polri.
Sholat Istisqo dipimpin oleh imam Muammadun dan khatib KH. Muhammad Sibawaihi, LC. yang ditunjuk PHBI Kabupaten Barito Selatan. Dalam khutbahnya disampaikan ajakan untuk memperbanyak istighfar, bertaubat, serta menjaga lingkungan agar tidak melakukan pembakaran lahan.
Bupati Eddy Raya Samsuri dalam kesempatan itu mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan kepada Allah SWT.
“Kita sudah berikhtiar secara lahir dengan penanganan karhutla dan membuka Rumah Oksigen Gratis. Hari ini kita berikhtiar secara batin dengan melaksanakan Sholat Istisqo. Semoga Allah SWT mengabulkan doa kita, menurunkan hujan, dan segera mengangkat musibah kabut asap dari Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus,” ucap Bupati.
Kegiatan ini menjadi wujud kebersamaan antara Pemerintah Daerah dan masyarakat dalam menghadapi dampak karhutla. Selain ikhtiar langit, Pemkab Barsel juga terus melakukan pemadaman di lapangan dan pelayanan kesehatan bagi warga terdampak.
“Semoga doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa”











