TANAH LAUT, SUARA PANCASILA.ID – Desa Liang Anggang Kecamatan Bati-Bati Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjadi saksi langkah masif penguatan ketahanan pangan nasional pada Jumat, (21/8/2026). Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang menggelar Gerakan Tanam Serempak di lokasi Optimasi Lahan (OPLAH) 2024, OPLAH 2025, serta lahan Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2025 yang terhubung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.
Dipusatkan di kawasan Cetak Sawah Desa Liang Anggang, agenda Nasional ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Tala, Ir. M. Faried Widyatmoko. Kehadiran lintas sektor terlihat kuat melalui partisipasi Camat Bati-Bati, Kapolsek, Danramil, penyuluh pertanian, hingga para pengurus kelompok tani lokal.
Kegiatan yang terselenggara atas kerja sama Nasional ini juga tersambung secara virtual melalui Zoom Meeting bersama jajaran Kementerian Pertanian RI.
Penanaman bibit secara simbolis di hamparan lahan cetak sawah Bati-Bati menjadi penanda dimulainya musim tanam terpadu yang memanfaatkan hasil optimasi lahan program tahun-tahun sebelumnya.
Setelah prosesi penanaman, acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan dari setiap kabupaten mengenai pelaksanaan kegiatan hari ini, baik dari pihak yang berhadir secara langsung maupun secara virtual. Forum ini menjadi sarana pemantauan berkala guna memastikan progres gerakan tanam berjalan selaras di seluruh daerah.
Langkah ini menegaskan komitmen Kabupaten Tala dalam mendukung target kemandirian pangan nasional melalui peningkatan indeks pertanaman dan perluasan areal tanam produktif.
Lokasi utama lahan Cetak Sawah Desa Liang Anggang, Kec. Bati-Bati, Program yg dicakup lahan OPLAH 2024, OPLAH 2025, dan Lahan CSR 2025, dengan penyelenggara BBPP Binuang bekerjasama dengan Pemkab Tala & Kementan RI
Melalui gerakan terpadu antara pemerintah daerah, aparat keamanan, penyuluh, dan para petani di lapangan, pemanfaatan lahan OPLAH dan CSR ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas padi lokal secara signifikan serta memperkuat pilar pangan nasional dari daerah.











