KABUPATEN TANGERANG (BANTEN) SUARAPANCASILA.ID – Rangkaian agenda Bupati Tangerang Maesyal Rasyid di Kecamatan Jayanti, Jumat (18/09/2026), berlanjut hingga ke tengah masyarakat. Setelah menghadiri Ngariung Maesyal: Aspirasi Penggiat Seni di Sanggar Seni Gema Wihrama, Desa Pangkat, Maesyal langsung melaksanakan Jumat Keliling (Jumling) di Masjid Jami Nurul Falah, Desa Jayanti.
Bukan sekadar menghadiri salat Jumat, kunjungan tersebut menjadi momentum pertemuan langsung antara kepala daerah dengan masyarakat Desa Jayanti. Bupati Tangerang hadir bersama sejumlah pejabat dan unsur pemerintahan, di antaranya Camat Jayanti beserta jajaran, Kepala Desa Dangdeur, Plt. Kepala Desa Cikande, Kepala Desa Sumur Bandung, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala UPT BLK, Kapospol Subsektor Jayanti, serta tokoh masyarakat H. Rebo Wahidin.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala Desa Jayanti Misri Rahayu dan para jamaah Masjid Jami Nurul Falah. Kehadiran jajaran pemerintahan dalam agenda tersebut memperlihatkan bahwa kegiatan Jumling sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan warga di tingkat desa.
Di hadapan jamaah, Maesyal Rasyid menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Baznas dengan masyarakat Desa Jayanti.
“Hari ini kita berkumpul bersama dalam rangka melaksanakan silaturahmi acara pemerintah daerah dan Baznas dengan seluruh warga masyarakat Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti,” ujar Maesyal Rasyid.
Dari aspirasi seni berlanjut ke ruang ibadah, rangkaian kegiatan Bupati Tangerang di Jayanti berlangsung dalam suasana yang sarat dengan interaksi bersama masyarakat. Setelah salat Jumat, kegiatan dilanjutkan dengan makan bersama seluruh jamaah yang telah dipersiapkan Pemerintah Desa Jayanti.
Momen tersebut kemudian ditutup dengan foto bersama Bupati Tangerang, jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, dan jamaah Masjid Jami Nurul Falah.
Rangkaian kunjungan Maesyal Rasyid di Jayanti pada hari itu mencakup dua ruang interaksi masyarakat sekaligus menyerap aspirasi para pelaku seni dan bersilaturahmi bersama masyarakat melalui agenda Jumling.











