REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID – Asisten II Setdakab Rejang Lebong, Titin Verayensi, SKM, MKM, mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Rejang Lebong membuka rangkaian kegiatan Dies Natalis Mapasta IAIN Curup ke-28. Kegiatan pembukaan berlangsung di Aula Harun Al Rasyid IAIN Curup pada Jumat (19/6/2026) pukul 09.00 WIB.
Acara tersebut di hadiri Wakil Rektor III IAIN Curup, Dr. Sagiman, M.Kom, Pembina Mapasta IAIN Curup, Rully Sumanda, SH, MH, CM, perwakilan TNKS, M. Wahyudi, serta perwakilan AMAN Rejang Lebong, Hari Siswoyo.Keduanya menjadi narasumber dalam diskusi publik bertema “Deforestasi dan Alih Fungsi Lahan”. Turut hadir perwakilan Mapala dan Sispala dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Bengkulu dan Kota Lubuklinggau.
Dalam sambutannya, Titin Verayensi menyampaikan permohonan maaf dari Plt Bupati Rejang Lebong Dr H.Hendri Praja SSTP MSi yang tidak dapat hadir karena sedang menjalankan tugas di Jakarta.“Mohon maaf, Pak Bupati sebenarnya sangat ingin menghadiri Dies Natalis Mapasta ini. Namun, beliau masih memiliki agenda kegiatan di Jakarta sehingga meminta saya untuk mewakili beliau,” ujar Titin.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mendukung berbagai kegiatan yang dilaksanakan Mapasta maupun organisasi pecinta alam lainnya, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan.
“Pemkab siap bersinergi dan membuka ruang kerja sama dengan Mapasta dalam upaya pelestarian alam di Kabupaten Rejang Lebong,” katanya.Sementara itu, Pembina Mapasta IAIN Curup, Rully Sumanda, menjelaskan bahwa selama 28 tahun berdiri,Mapasta telah aktif dalam berbagai kegiatan, mulai dari pencarian dan pertolongan (SAR), kegiatan sosial,hingga olahraga petualangan.
Menurut Rully, salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong adalah pengembangan sektor pariwisata yang di dominasi objek wisata alam, seperti Gunung Kaba, Danau Mas Harun Bastari,hingga wisata arung jeram yang memiliki tingkat risiko tinggi.
“Mapasta telah berpartisipasi dalam mendukung keamanan pengunjung sekaligus membantu upaya penyelamatan di lokasi wisata. Selain itu, kami juga mendukung pengembangan olahraga para layang.Berkat dukungan Pemkab Rejang Lebong, saat ini dua anggota Mapasta sedang mengikuti pelatihan paralayang di Bogor, Jawa Barat, untuk di persiapkan menjadi pilot paralayang daerah,” jelasnya.
Ketua Umum Mapasta IAIN Curup, Ariansyah, mengatakan Dies Natalis ke-28 tahun ini mengusung tema“Akar Asa, Ruang Diskusi hingga Jejak Lestari.” “Usia 28 tahun bukanlah waktu yang singkat. Dari akar asa yang ditanam para senior pendiri, Mapasta terus tumbuh menjadi wadah bagi mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan. Berbagai kegiatan telah kami laksanakan, mulai dari pendidikan dan pelatihan, ekspedisi dan penjelajahan, konservasi lingkungan,hingga kegiatan SAR dan kemanusiaan,” ungkap Ariansyah.
Ketua Panitia Dies Natalis Mapasta ke-28, Ferdian Fransega, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tahun ini meliputi diskusi publik mengenai deforestasi dan alih fungsi lahan, aksi bersih-bersih lingkungan, penanaman pohon, serta kegiatan Fun Canoe.
“Rangkaian kegiatan Dies Natalis berlangsung pada 19–22 Juni 2026. Kegiatan Fun Canoe akan dilaksanakan di perairan Danau Bermani atau Danau Talang Kering, Desa Pahlawan, Kecamatan Curup Utara,” tutup Ferdian.











