Festival Literasi Digital Bojonegoro, Wabup Tekankan Bijak Bermedia Sosial

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh derasnya arus informasi di era digital.

Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Festival Literasi Digital Bojonegoro bertajuk “Program Literasi Digital Sehat dan Cerdas untuk Remaja Tahun 2026” di Pendopo Malowopati Bojonegoro, Selasa (22/9/2026).

Nurul mengatakan, kemudahan mengakses informasi melalui internet harus diimbangi kemampuan untuk memilah dan memilih konten. Pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu memanfaatkannya untuk kegiatan yang positif.

Bacaan Lainnya

“Jangan karena asyik melihat berita yang menurut anak-anak menarik dan menyenangkan sesaat,” tutur Wabup.

Ia mendorong pelajar memanfaatkan ruang digital untuk menambah pengetahuan, mengembangkan kreativitas dan meningkatkan keterampilan. Sikap kritis juga diperlukan agar tidak mudah menerima maupun menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Festival Literasi Digital tersebut digelar Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bojonegoro bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Program yang telah berlangsung selama beberapa bulan itu melibatkan 20 sekolah dan sekitar 600 siswa di Kabupaten Bojonegoro.

Perwakilan EMCL Wahyu Sadewo mengatakan, program tersebut menjadi salah satu upaya meningkatkan akses dan pemahaman masyarakat terhadap informasi digital. Menurutnya, akses masyarakat terhadap informasi secara online maupun melalui perpustakaan masih relatif rendah.

Sementara itu, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bojonegoro Imam Akbar Alharomain menyampaikan bahwa pelaksanaan program di 20 sekolah menghasilkan data mengenai kebiasaan dan tingkat literasi digital siswa.

“Dari data tersebut kita dapat output literasi digital yang valid di Bojonegoro, tersedianya modul, serta guru bersama PD Pemuda Muhammadiyah dan EMCL dapat menjadi verifikator di setiap sekolah,” ujarnya.

Festival Literasi Digital juga diisi penyerahan apresiasi kepada 20 sekolah mitra program, penghargaan Literacy Video Contest dan finalis Literacy Clash Championship.

Penghargaan kategori website meliputi Digital School of the Year, Best Digital Team, Most Consistent School, Most Impactful Content dan Best Digital Mentor.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan talkshow “Level Up Your Digital Impact” bersama Akhyar Hananto dan Anelies Praramadhani. Melalui kegiatan tersebut, pelajar Bojonegoro didorong menjadi generasi yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga cerdas, kreatif dan beretika di ruang digital.

suarapancasilaid'

Pos terkait