BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID – Tasyakuran HUT ke-50 Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (KAREB) berlangsung semarak dengan pagelaran wayang kulit di halaman Koperasi KAREB Induk, Jalan Basuki Rahmat No. 7, Kota Bojonegoro, Sabtu (3/10/2026) malam.
Pagelaran wayang kulit tersebut tidak sekadar menjadi hiburan dalam peringatan setengah abad perjalanan Koperasi KAREB, tetapi juga membawa pesan penting tentang pelestarian budaya di tengah perkembangan zaman.
Dalang Ki MPP Bayu Aji Pamungkas membawakan lakon Arjuna Wiwoho. Pagelaran ditandai dengan penyerahan gunungan oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Yenny Diarty, S.IK., M.H., kepada Ki MPP Bayu Aji Pamungkas.
Prosesi tersebut disaksikan Sekda Bojonegoro Edi Susanto, Direktur Utama Koperasi KAREB Dr. H. Sriyadi Purnomo, S.E., M.M., Ketua Pengurus Koperasi KAREB, H. Sutrisno, S.H., M.H., serta KH.Tamam Saifudin, pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Fatimah.
Kemariahan acara semakin terasa dengan penampilan pelawak senior Cak Kirun, Kadir, dan Percil yang menghibur tamu undangan serta masyarakat.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono melalui Sekda Edi Susanto mengapresiasi pilihan Koperasi KAREB menghadirkan wayang kulit dalam peringatan HUT ke-50.
Menurutnya, wayang kulit bukan hanya tontonan, tetapi juga sarana menyampaikan nilai kehidupan, pendidikan karakter, kebersamaan, dan kearifan lokal kepada generasi muda.
“Di tengah perkembangan zaman dan kemajuan teknologi, kita tetap memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya bangsa,” pesan Bupati Setyo Wahono yang disampaikan Sekda Edi Susanto.
Pagelaran tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan perjalanan 50 tahun Koperasi KAREB dengan budaya yang tumbuh dan hidup di tengah masyarakat Bojonegoro.
Direktur Utama Koperasi KAREB Bojonegoro, Dr. H. Sriyadi Purnomo, S.E., M.M., menyampaikan bahwa usia setengah abad menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan serta mengenang jasa para pendiri dan senior yang telah membangun Koperasi KAREB.
Sementara itu, Ketua Pengurus Koperasi KAREB Bojonegoro, H. Sutrisno, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini ikut mendukung perjalanan Koperasi KAREB hingga mencapai usia 50 tahun.
Tasyakuran HUT ke-50 Koperasi KAREB Bojonegoro akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni ulang tahun. Pagelaran wayang kulit menjadi pesan untuk terus menjaga kebersamaan sekaligus merawat budaya agar tetap hidup di tengah perubahan zaman.











