Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Bojonegoro Pilih Sapi Kurban PO Asal Peternak Lokal Tambakrejo

BOJONEGORO (JATIM) SUARAPANCASILA.ID– Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah menjadi momentum berbagi sekaligus pemberdayaan peternak lokal di Kabupaten Bojonegoro. Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyerahkan sapi kurban jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot 612 kilogram kepada takmir Masjid Darussalam Bojonegoro, Rabu (27/5/2026).

Sapi kurban tersebut menarik perhatian karena berasal dari peternak lokal Bojonegoro, tepatnya milik Muhammad Ali, warga Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo. Wilayah tersebut selama ini dikenal sebagai sentra pengembangan bibit sapi unggulan di Bojonegoro.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, drh. Indra Firmansyah mengatakan, sapi kurban milik Bupati dipilih langsung dari peternak lokal sebagai bentuk dukungan terhadap sektor peternakan daerah.

Bacaan Lainnya

“Untuk sapi kurban Bupati Bojonegoro tahun ini jenis PO dengan bobot 612 kilogram. Sapi berasal dari peternak lokal atas nama Muhammad Ali dari Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo,” jelasnya.

Ia menuturkan, sapi jenis Peranakan Ongole (PO) memiliki kualitas unggul dengan postur tubuh yang baik dan sudah melalui pemeriksaan kesehatan sehingga dinyatakan layak untuk hewan kurban.

Menurut drh. Indra, langkah tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan ekonomi peternak lokal sekaligus memperkuat sektor peternakan di Bojonegoro.

“Tambakrejo merupakan satu-satunya wilayah sumber bibit sapi PO di Jawa Timur yang telah ditetapkan melalui SK Menteri Pertanian,” ujarnya.

Momentum penyerahan hewan kurban ini tidak hanya menjadi simbol ibadah dan kepedulian sosial, namun juga bentuk keberpihakan pemerintah kepada peternak lokal agar terus berkembang dan mampu meningkatkan kualitas ternak unggulan daerah.

Diharapkan, daging kurban yang dibagikan nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan serta mempererat semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat Bojonegoro

suarapancasilaid'

Pos terkait