JOMBANG (JATIM).SUARAPANCASILA.ID – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Universitas Islam Darul ‘Ulum (UNISDA) Lamongan dan Universitas Hasyim Asy’ari (UNHASY) Jombang menyelenggarakan pelatihan penguatan manajemen usaha dan transformasi pemasaran digital berbasis Eco-Commerce bagi Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Rejoagung.(5/8/2026)
Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 1 Agustus 2026 di Balai Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, dan diikuti oleh 27 peserta pelaku usaha mikro setempat.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam mengelola usaha secara profesional sekaligus memperkenalkan konsep bisnis berkelanjutan yang berwawasan lingkungan.
Kegiatan ini digagas atas dasar keprihatinan terhadap keterbatasan kapasitas manajerial dan rendahnya literasi digital yang masih dihadapi pelaku UMKM Desa.
Selama ini sebagian besar usaha di Rejoagung masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal.
Paradigma Eco-Commerce yang memadukan inovasi digital dengan prinsip keberlanjutan lingkungan dipandang relevan diterapkan sebagai fondasi pembangunan ekonomi desa yang inklusif.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari Pemerintah Desa serta Dosen Pembimbing Lapangan.
Kepala Desa Rejoagung, Bapak Sugeng, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif mahasiswa. “Kami menyambut baik kegiatan ini karena selama ini masyarakat memang membutuhkan pendampingan agar usaha yang dijalankan dapat lebih berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Materi kemudian dipaparkan oleh Siti Shoimah, S.AB., M.AB., mengenai manajemen usaha dan strategi bisnis, serta oleh Chamdan Mashuri, S.Kom., M.Kom., mengenai transformasi pemasaran digital, dengan dipandu moderator Riris Fahrin Nailil F.
Materi pelatihan mencakup manajemen usaha mikro, penyusunan strategi bisnis, branding, packaging ramah lingkungan, digital marketing, media sosial, marketplace, Google Business Profile, fotografi produk, copywriting, content marketing, hingga konsep Eco-Commerce, green marketing, circular economy, dan sustainable business.
Setelah pemaparan materi, peserta mengikuti diskusi interaktif yang antusias serta praktik langsung membuat dan mengoptimalkan akun digital untuk promosi produk, didampingi mahasiswa KKN secara intensif.
Salah satu peserta dari KWT Rejoagung mengaku baru memahami cara memasarkan produk melalui media sosial dan marketplace setelah mengikuti pelatihan ini.
Kegiatan ditutup dengan sesi evaluasi dan penyusunan komitmen bersama untuk menerapkan hasil pelatihan dalam pengembangan usaha.
Dian Eka Kusumawati, S.P., M.P., selaku Dosen Pembimbing Lapangan, berharap peserta mau memulai langkah kecil secara konsisten, seperti membuat akun media sosial usaha atau mengemas produk lebih ramah lingkungan.
Pelatihan ini dinilai berkontribusi nyata terhadap peningkatan literasi digital dan kapasitas manajerial pelaku UMKM Rejoagung.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal membangun ekosistem UMKM Rejoagung yang adaptif terhadap teknologi digital sekaligus berorientasi pada keberlanjutan.
Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus berlanjut melalui pendampingan berkesinambungan, sehingga Desa Rejoagung dapat menjadi model pengembangan ekonomi lokal berbasis Eco-Commerce yang layak direplikasi di wilayah lain.[Yzd]











