Panjaratan Siapkan 11 Lomba Semarak HUT RI, Balap Jukung Jadi Uji Coba Antar Desa

Panjaratan(KALSEL), SUARA PANCASILA.ID – Karang Taruna Anapupan Desa Panjaratan menggelar rapat persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sanggar Seni Desa Panjaratan, Selasa (4/8/2026). Agenda utama rapat tersebut adalah membentuk panitia pelaksana sekaligus mematangkan rangkaian perlombaan yang akan menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan tahun ini.

Rapat berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat. Selain dihadiri Ketua Karang Taruna Anapupan beserta jajaran pengurus, kegiatan itu juga diikuti Kepala Desa Panjaratan Heldiyani bersama aparatur pemerintah desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para Ketua RT se-Desa Panjaratan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Panjaratan, Heldiyani, mengungkapkan bahwa salah satu agenda unggulan yang tengah dipersiapkan adalah lomba balap jukung atau perahu yang akan melibatkan desa-desa tetangga.

Bacaan Lainnya

“Rencananya kami akan mengundang empat desa untuk mengikuti lomba balap jukung atau perahu, yakni Desa Telaga, Guntung Besar, Tungkaran Buah, dan Ujung Batu,” ujar Heldiyani.

Menurutnya, perlombaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari peringatan HUT RI ke-81, tetapi juga akan dijadikan ajang uji coba sebelum diselenggarakan secara lebih besar pada peringatan Hari Jadi Desa Panjaratan.

“Ini akan menjadi lomba uji coba. Nantinya, puncak lomba balap perahu akan diselenggarakan pada peringatan Hari Jadi Desa Panjaratan pada September 2026 mendatang,” lanjutnya.

Balap jukung atau perahu menjadi salah satu lomba unggulan yang diproyeksikan berkembang sebagai agenda tahunan. Ke depan, pemerintah desa bersama Karang Taruna berencana memperluas cakupan peserta dengan mengundang lebih banyak desa di sekitar Panjaratan sehingga perlombaan memiliki daya tarik yang lebih besar.

Kepala Dusun I Desa Panjaratan, Aidinoor, menilai perlombaan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan olahraga tradisional di tingkat desa.

“Lomba balap jukung atau perahu, atau pacu jalur ini, diharapkan dapat menjaring bibit-bibit pendayung atau atlet pacu jalur. Harapannya, ke depan mereka dapat mengikuti perlombaan hingga tingkat provinsi,” ungkap Aidinnor.

Selain balap jukung, Panjaratan juga mempertahankan berbagai perlombaan khas yang menjadi identitas masyarakat setempat. Salah satu yang paling dinantikan adalah lomba batiti di atas paring, yang ditetapkan sebagai lomba unggulan utama desa.

Tak hanya itu, masyarakat juga akan disuguhkan lomba malunta, yakni menangkap ikan menggunakan jala di sungai, yang menjadi salah satu tradisi lokal dan selalu menarik perhatian warga.

Secara keseluruhan, panitia telah menyiapkan 11 cabang perlombaan yang akan digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Beragam lomba tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat, melestarikan tradisi lokal, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan nasionalisme di Desa Panjaratan.(suarapancasila.id-hayat)

suarapancasilaid'

Pos terkait