Pelepasan Jamaah Haji Lahat 2026: Komitmen Pemerintah Daerah Perkuat Layanan Ibadah dan Citra Nasional

LAHAT, SUARA PANCASILA.ID – Pemerintah Kabupaten Lahat menunjukkan komitmen strategis dalam mendukung penyelenggaraan ibadah haji melalui pelepasan Calon Jamaah Haji (CJH) Tahun 1447 H/2026 M yang dipimpin langsung oleh Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, didampingi Wakil Bupati Widia Ningsih, Selasa (21/04/2026) malam.

Kegiatan ini tidak sekadar seremoni keberangkatan, tetapi menjadi bagian dari kebijakan pemerintah daerah dalam memastikan kesiapan fisik, mental, dan administratif jamaah. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan kualitas layanan haji yang terintegrasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda yang diwakili Wakapolres Lahat Kompol Liswan Nurhafis, jajaran OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, serta perwakilan organisasi keagamaan seperti MUI, Baznas, PCNU, dan Muhammadiyah.

Bacaan Lainnya

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lahat, H. Ujang Janhari, M.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah CJH Kabupaten Lahat tahun ini sebanyak 275 orang, terdiri dari 118 laki-laki dan 157 perempuan, serta didampingi satu petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Data tersebut mencerminkan tingginya animo masyarakat sekaligus kesiapan sistem penyelenggaraan haji di daerah.

Dalam arahannya, Bupati Lahat menegaskan bahwa pemerintah daerah terus mendorong penguatan layanan dan pembinaan jamaah sebagai bagian dari kebijakan pembangunan berbasis nilai keagamaan. Ia menekankan pentingnya menjaga kesehatan, disiplin, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Lebih lanjut, Bupati juga mengingatkan bahwa para jamaah haji merupakan representasi daerah dan bangsa di kancah internasional. Oleh karena itu, sikap, perilaku, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi aspek penting yang harus dijaga.

“Keberangkatan ini bukan hanya perjalanan spiritual, tetapi juga membawa nama baik daerah dan Indonesia. Ikuti arahan petugas dan jaga kebersamaan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar,” tegasnya.

Dari sisi dampak, pelepasan jamaah haji ini diharapkan memberikan kontribusi positif tidak hanya bagi peningkatan kualitas ibadah individu, tetapi juga memperkuat citra Indonesia sebagai negara dengan pengelolaan haji yang tertib dan profesional. Selain itu, nilai-nilai kebersamaan, disiplin, dan spiritualitas yang dibawa pulang jamaah diharapkan dapat memperkuat ketahanan sosial di daerah.

Pemerintah Kabupaten Lahat optimistis seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur, sekaligus menjadi agen perubahan dalam membangun masyarakat yang religius dan berdaya saing.

Pos terkait