REJANG LEBONG, SUARA PANCASILA.ID -Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, SSTP, MSi, melakukan pendalaman wawancara terhadap tiga kandidat calon Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Bukit Kaba, Selasa (18/8/2026).
Wawancara akhir yang berlangsung di Ruang Rapat Sekda mulai pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tahapan seleksi calon Dewas PDAM Tirta Bukit Kaba.Tiga kandidat yang mengikuti tahapan tersebut yakni Taman, SP, MSi, Dr. Hambali dan Wilujeng Sriwahyuni.
Kegiatan turut dihadiri Asisten II Setdakab Rejang Lebong Titin Verayensi, SKM, MKM selaku Ketua Panitia Seleksi, Inspektur Erik Rosadi, SSTP, MM, Kadis Kesehatan drg. Asep Setia Budiman, serta Kabag Perekonomian Setdakab Sofan Wahyudi, SH, SSi, Apt, MPH.
Dalam wawancara tersebut, Plt Bupati menggali pandangan para kandidat mengenai kepemimpinan, fungsi pengawasan, tata kelola perusahaan, peningkatan pelayanan serta strategi pengembangan PDAM ke depan.
Hendri menyampaikan, Dewas memiliki peran penting dalam memberikan pengawasan, masukan dan pertimbangan kepada manajemen PDAM sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, PDAM sebagai badan usaha milik daerah diharapkan terus meningkatkan tata kelola, kualitas pelayanan dan kinerja perusahaan sehingga dapat memberikan manfaat yang semakin baik bagi masyarakat.
“PDAM ini merupakan perusahaan daerah yang harus dibangun dan dikelola dengan baik. Saya berharap Dewas nantinya dapat memahami kondisi perusahaan dan memberikan masukan serta solusi yang konstruktif bagi pengembangan PDAM,” ujar Hendri.
Dalam sesi wawancara, ketiga kandidat diberikan kesempatan menyampaikan pandangan dan gagasan masing-masing terkait peran Dewas serta langkah yang dapat dilakukan untuk mendukung peningkatan kinerja PDAM.
Taman menyampaikan pentingnya memahami kondisi perusahaan secara menyeluruh serta membangun komunikasi yang baik dengan jajaran direksi dalam menentukan langkah pengembangan perusahaan.Sementara Hambali menekankan pentingnya fungsi pengawasan melalui proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi program secara berkesinambungan.
Sedangkan Wilujeng Sriwahyuni menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya evaluasi manajemen, peningkatan kualitas produk dan pelayanan serta pemberian masukan yang konstruktif untuk mendukung pengembangan PDAM.
Menanggapi penyampaian para kandidat, Hendri menegaskan bahwa Dewas nantinya diharapkan mampu menjalankan fungsi pengawasan secara profesional sekaligus memberikan dorongan positif bagi manajemen.
“Yang kita harapkan adalah Dewas yang mampu memberikan masukan, mengawasi dan mendorong manajemen agar PDAM terus berkembang. Kita ingin PDAM memiliki visi yang jelas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Hendri menambahkan, proses seleksi dilakukan untuk mendapatkan calon Dewas yang memiliki kompetensi, integritas dan pemahaman yang sesuai dengan kebutuhan PDAM Tirta Bukit Kaba.
Ia berharap tahapan seleksi tersebut dapat menghasilkan Dewas yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional serta mendukung pengembangan PDAM secara berkelanjutan.Hasil seleksi selanjutnya akan menjadi bagian dari proses penetapan Dewan Pengawas PDAM Tirta Bukit Kaba sesuai dengan ketentuan yang berlaku.











